Belasan Kali Curi HP di Palopo, Remaja Asal Luwu Akhirnya Dibekuk

By iRedaksi 30 Nov 2019, 10:09:45 WIB Kriminal
Belasan Kali Curi HP di Palopo, Remaja Asal Luwu Akhirnya Dibekuk

Keterangan Gambar : Kapolsek Wara, Marten Sipa menginterogasi spesialis pencuri HP Mahfud.


PALOPO, IREDAKSI.com -- Mahfud Alias Appu (18), warga desa Keppe Kecamatan Larompong akhirnya ditangkap polisi.

Ia diringkus Unit Reskrim Polsek Wara Kota Palopo, Jumat, 29 November 2019, setelah menjadi buron kasus pencurian HP.

"Kami mengidentifikasi pelaku berdasarkan rekaman CCTV saat ia melancarkan aksinya di sebuah laundry di Jalan Anggrek Kecamatan Wara, beberapa waktu lalu," ujar Kanit Reskrim Polsek Wara, Ipda Andi Akbar SH.

Sebelumya, pemilik laundry, Purnamasari, melaporkan kehilangan tablet miliknya, merk Samsung Galaxy A6 yang saat itu ia letakkan diatas meja kasir.

Setelah polisi melakukan sejumlah penyidikan dan penyelidikan, keberadaan pelaku akhirnya diketahui.

Kapolsek Wara, Kompol Marten Sipa menjelaskan alasan pelaku melakukan pencurian, lantaran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti rokok, minuman dan untuk bersenang-senang.

"Pelaku mengaku hasil curian dipakai beli rokok dan kebutuhan sehari-hari, " sebutnya.

Diketahui pelaku sudah malang melintang melakukan pencurian di wilayah Kota Palopo. Menurut pengakuannya di hadapan polisi, pelaku telah mencuri sebanyak sebelas unit HP dan tablet. Namun barang bukti yang berhasil diamankan polisi hanya lima unit hp, lantaran sebagian hasil curian pelaku telah dijual.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi diantaranya Samsung TAB A6 TKP Jalan Anggrek, HP LAVA R1 TKP Jl Jenderal Sudirman/apotik, SAMSUNG A10, TKP Jalan Carede, Xiaomi hitam, dan HP VIVO dibungkus case karet hitam.

Sementara untuk barang bukti yang belum diamankan di antara HP VIVO Y71 wrna hitam TKP Kost Kompleks Cempaka, HP OPPO A37 Warna Gold,
Oppo A3S warna merah TKP Jembatan Bolong, Oppo A5S warna merah TKP Jl Jend Sudirman BB, SAMSUNG Core 7 warna hitam TKP Jl Ratulangi/sekitar Hypermart, dan Xiaomi 5A TKP toko sepatu Jl Andi Djemma.

Kompol Marten menyebutkan pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana lima tahun penjara. (Wien)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook